Showing posts with label makalah. Show all posts
Showing posts with label makalah. Show all posts

Monday, April 30, 2012

Download Ms. Word

File Kerja

Daftar isi
http://www.4shared.com/file/3qfhsolq/daftar_isi.html
Jilid
http://www.4shared.com/file/W2ealEzo/jilid.html
Karya ilmiah
http://www.4shared.com/file/cCCttvEa/KARYA_ILMIAH_BUAT_LOMBA.html

makalah untuk perlombaan karya ilmiah


MAHASISWA UNGGUL MAHASISWA TANPA ROKOK
Makalah Disusun untuk lomba karya ilmiah diesnatalis politekkes kemenkes Jakarta III
 ke-11








Oleh
Rizky Isa Lesmana
P3.73.20.3.11.033




PRODI KEPERAWATAN PERSAHABATAN
JURUSAN KEPERAWATAN
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA III
JAKARTA 2012


KATA PENGANTAR
 
Segala puji kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala berkat dan rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Kesehatan Dan Gaya Hidup Mahasiswa.” Makalah ini disusun untuk mengikuti salah lomba karya ilmiah disnatalis politeknik kemenkes Jakarta III
            Dalam penyusunan makalah ini,kami juga banyak menemui hambatan. Namun berkat bantuan dan dorongan semangat bimbingan dri berbagai pihak, kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.
            Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada :  Ayah dan Ibu tercinta
Teman-teman seperjuangan khususnya Dani Rambani, Usep, dan Dwi yang selalu memberikan semangat dan dukungan untuk terus melanjutkan peyusunan makalah ini
saya menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih terdapat kekurangan. Oleh  karenanya, saya mengharapkan kritik serta saran yang sifatnya membangun sebagai bahan penyempurnaan penyusunan makalah ini dimasa mendatang. Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa poltekes kemenkes Jakarta III.
 
 
Jakarta,  September 2012
   
 
Penulis         


ABSTRAKSI
Kehidupan mahasiswa di berbagai universitas yang tidak mencerminkan seorang intelektual muda yang terlihat dari gaya kehidupannya yang sangat tidak memperhatikan pola hidup sehat. Dalam hal ini mahasiswa dalam kesehariannya melakukan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan. Merokok, bergadang, bahkan minum alkohol, telah menjadi gaya hidup mahasiswa di sebagian besar di berbagai universitas.
Realita ini sudah memasyarakat di dunia kampus, merokok sudah menjadi hal yang lumrah dan kebiasaan mahasiswa dalam berbagai kegiatan keseharian, rokok menjadi teman mereka bergadang, ngobrol-ngobrol dengan teman-temannya. Merokok akan sangat membahayakan bila dilakukan dalam jangka panjang, yang bisa berakibat kematian.
Rokok sudah menjadi konsumsi di kalangan mahasiswa, ironisnya mereka mengetahui bahayanya rokok, akan tetapi rokok dan kehidupan kampus sepertinya sudah mendarah daging di dalam kehidupan kampus,
Begitu bayak zat-zat yang terdapat dalam rokok, terdapat lebih dari 4000 zat kimia yang terdapat dalam rokok. Keseluruhan zat ini sangat berbahaya bagi tubuh kita. Kehidupan kampus yang sangat sulit dipisahkan dengan rokok, sangatlah mengkhawatirkan mengingat kampus merupakan tempat bagi kaum intelektual muda,
Keadaan ini haruslah segera diantisipasi, dengan cara-cara yang luar biasa, dan harus mempuyai kontribusi dari seluruh kalangan di universitas guna memberantas rokok di kalangan mahasiswa, penyuluhan-penyuluhan dan penegakan hukum bagi mereka yang merokok merupakan cara yang dipandang efektif yang dapat diharapkan mampu memberhentikan rokok dikalangan mahasiswa.

Sunday, April 29, 2012




REALISME
Kerangka Pemikiran Muĥammad Baqῑr al-Shadr

Makalah
Disusun untuk Memenuhi Tugas Kelompok pada Mata Kuliah
Filsafat Islam Kontemporer
































 



















Oleh
Dhany Ramdhany
109033100026







JURUSAN AQIDAH FILSAFAT
FAKULTAS USHULUDDIN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2012 M

Pendahuluan
Tongkat estapet tradisi intelektual Islam (filsafat)seolah di permukaan terputus,  yaitu ketika Al-ghazali menyerang habis-habisan para failasuf Muslim melalui magnum ovusnya Tahafut al-Falasifah Penyelesaian yang ditawarkan oleh al-Ghazali. Begitu hebatnya, sehingga memukau dunia intelektual Islam dan membuatnya seolah-olah terbius dan tak sadarkan diri, dan sejak itu umat Islam terrkungkung dalam kamar sel Ghazalianisme. Umat Islam tidak akan mendapatkan kembali dinamika intelektualnya jikatidak berhasil memecahkan sel Ghazalianisme tersebut.[1] kemudian al-Ghazầlῑ pun mendapatkan serangan balik dari Ibn-Rusyd, sebagai pembela kaum Failasuf melalui Tahafut al-Tahafut.  Dialektika pemikiran Islam seolah telah selesai di tangan mereka,  sehingga umat Muslim kehabisan stok untuk menghasilkan para failasuf selanjutnya.
Memang benar,  Langit tidak selalu cerah,  akan tetapi badai pasti berlalu.  Mungkin itulah perumpamaan yang tepat bagi pasang surutnya dunia pemikiran Islam.  Disaat dunia Islam mengalami degradasi keilmuan intelektual dan dunia Barat mulai melakukan hegemoni dalam berbagai aspek, di awal abad ke-20 lahirlah sosok Muĥammad Baqῑr al-Shadr sebagai salah satu tokoh pembaharu sekaligus sebagai seorang failasuf Islam.
Tradisi intelektual Islam memang begitu sangat kaya,  karena memadukan antara dua sumber utama dalam menentukan kebenaran sebuah pengetahuan,  yaitu melalui peranan akal atau rasio dan kitab suci yaitu wahyu al-Quran.  Sehingga dari tiadanya pemisahan antara keduanya, perjalanan khazanah keilmuan dunia Islam tiada henti,  dan  pada setiap zamannya melahirkan sosok-sosok yang dapat mewarnai dan mengubah dunia ini.
Dalam kitab Falsafatuna yang dikarang oleh Muĥammad Baqῑr al-Shadr ,  dijelaskan tentang kerangka pengetahuan (epistemologi).  Dari sisi positif peran logika dan tradisi intelektual filosofis Islam, Muĥammad Baqῑr al-Shadr  mencoba melakukan sebuah tela`ah dan kritikatas beberapa aliran filsafat yang dijadikan rujukan oleh dunia modern ini,  seperti rasionalisme,  empirisme,  meterialisme dan lain sebagainya.
Beliau berupaya untuk menjelaskan landasan semua pola pemikiran itu dan ideologi-ideologi yang telah melanda dunia Islam semenjak abad ke 19 dan yang telah menggelapi pandangan Islam tentang realitas yang didasarkan pada supremasi Allah dan pengetahuan yang membawa kepada-Nya. perlu dicatat bahwa tidak seperti para pembaharu Islam dewasa ini, Muĥammad Baqῑr al-Shadr Muĥammad Baqῑr al-Shadr  menegaskan akan pentingnya logika,  perlunya kausalitas dan peran pemikiran filosofis dan teologis yang tangguh,  sehingga mampu memerangi kekuatan-kekuatan sekularisme. [2]